Petani tembakau Kedunggading Kendal Jawa Tengah

Tingkatkan Ketahanan Ekonomi, Masyarakat Kendal Andalkan Tembakau

Kendal, 22 Januari 2026 –  Masyarakat Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, kini mengandalkan tanaman tembakau sebagai hasil pertanian utama. Warga Kendal bertumpu pada hasil perkebunan tembakau karena komuditas tersebut menjadi alternatif yang menguntungkan. Tidak mengherankan bila komoditas tersebut menjadi andalan pertanian mereka. Bahkan dalam logo desa yang terletak di pintu masuk desa juga ada simbol tanaman tembakau.

Dari total lahan sawah seluas sekitar 111 hektare di Kedunggading, 100 hektare di antaranya ditanami tembakau.  “Tembakau dan juga bawang merah kini menjadi andalan pertanian dari desa kami. Dengan kombinasi tembakau, petani bisa mengurangi risiko ketergantungan pada satu komoditas dan meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga,” ujar Kepala Desa Kedunggading, Kafidin, Selasa (20/1/2026), seperti dikutip dari halosemarang.id.

Dengan kombinasi tanaman padi, tembakau dan bawang merah, petani bisa mengurangi risiko ketergantungan pada satu komoditas dan meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga. Menanam tembakau, berarti kesejahteraan petani  cukup menggembirakan.

Seperti diuatarakan, Wakidin, warga setempat, pertanian tembakau dan bawang, sudah menjadi budaya turun temurun dan kini masih dipertahankan oleh masyarakat Desa Kedunggading.“Menanam tembakau maupun bawang merah itu sudah turun-temurun di desa kami. Itu menunjukkan, bahwa petani di Desa Kedunggading menjaga tradisi sekaligus beradaptasi dengan kebutuhan,” ujarnya.

Facebook Comments Box