Rokok Ilegal Kuasai 30 Persen Pangsa Pasar Rokok Resmi

Ketua Forum Komunikasi Pabrik Rokok Kecil (FKPRK), Agus Suparyanto, menilai saat ini keberadaan rokok ilegal sangat mengganggu pangsa pasar rokok resmi, yang rutin membayar pita cukai. Terutama bagi pabrikan rokok (PR) kelas III.

“Kami perkirakan, rokok ilegal menguasai lebih dari 30 pers?en pangsa pasar rokok resmi, terutama pangsa pasar rokok pabrikan kecil. Itu sangat mengganggu kami,” ucapnya, Minggu (1/1/2017).

?Disampaikan, yang digerogoti roko ilegal adalah pangsa pasar rokok murah, yang diproduksi pabrikan kecil.
Hal ini, menurut dia, lantaran peminat rokok murah berasal dari ekonomi kelas menengah ke bawah.

Bagi mereka, yang terpenting adalah harga murah, dengan mengesampingkan kualitas rasa, terlebih legalitas produknya.

“Karena itu, kami minta petugas berwenang, dalam hal ini KPPBC, untuk melakukan pengawasan dan pemberantasan secara ketat? terhadap peredaran rokok ilegal,” ucapnya.

Disampaikan, mungkin pemasukan hasil penjualan pita cukai? ke pabrikan kecil secara nominal tak signifikan.
Namun, menurut dia, secara keseluruhan itu akan berdampak negatif terhadap keberlangsungan industri rokok.

“Secara keseluruhan, pada 2016, memang tak ?kondusif untuk industri hasil tembakau (IHT) atau industri rokok,” paparnya.

Di samping itu, ia meminta petugas ?tak ragu meneruskan hasil penindakan yang ada ke ranah hukum, hingga ke pengadilan.

“Selama ini, jarang hasil penindakan yang sampai ke proses pengadilan, sehingga itu tidak menimbulkan efek jera bagi para pelaku rokok ilegal,” tutur Agus. (*)?

SUmber: TribunNews

Related Posts

Leave A Comment

*