Musim Kemarau, Petani di Rembang Beralih Tanam Tembakau

Banyak cara dilakukan petani buat menyiasati Kekeringan yang diakibatkan musim kemarau. Sejumlah petani di Rembang, Jawa Tengah, misalnya, mereka yang terbiasa menanam padi, kini beralih menanami lahannya dengan tembakau.

Petani padi yang beralih menjadi petani tembakau di Rembang---MTVN/Arga

Petani padi yang beralih menjadi petani tembakau di Rembang—MTVN/Arga

Hartono, petani di Desa Selopuro, Kecamatan Lasen, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, sudah tiga tahun terakhir rutin memanfaatkan ladang miliknya untuk ditanami tembakau. Khususnya saat musim kemarau tiba.

“Di Rembang ini kan terkenal daerah yang tanahnya gersang. Sulit kalau musim kemarau ini kita memaksakan tanam padi,” kata Hartono di Desa Selopuro, Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (22/8/2015).

Hal sama juga dilakukan Winarso. Winarso menyebut bak mendapat angin segar saat memutuskan untuk menanam tembakau pada musim kemarau. Jika tidak, lahan seluas tiga hektare miliknya akan jadi lahan tidur saat musim kemarau.

“Sebelum kita tahu soal tembakau, kita pas kemarau itu lahan kita kritis. Kita hanya tanam kalau tidak padi, ya palawija. Itu pun hasilnya gambling, kalau ada hujan ya lumayan, kalau kemarau gini ya rugi,” kata Winarso.

Selain di Desa Selopuro, petani di desa lainnya di Rembang, seperti Desa Rukem, Kecamatan Sulang dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Gunem, juga melakukan hal serupa. Mereka mulai beralih menanam tembakau saat musim kemarau.

Susilo Hadi, Kepala Bidang Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang menyatakan saat ini ada 11 Kecamatan di Rembang yang masuk kategori daerah layak tanam tembakau. Sedangkan tiga Kecamatan lainnya yakni Kecamatan Kragan, Kecamatan Kaliori, dan Sluke, dianggap kurang potensial lantaran berada dekat dengan pantai.

Tanaman tembakau memang dikenal dengan tanaman yang tidak begitu banyak membutuhkan air dibandingkan dengan padi atau tanaman palawija. Sehingga, tembakau dijadikan satu alternatif bagi petani agar tetap bisa membuat lahannya produktif.

Sumber: MetroTVNews.com

Related Posts

Leave A Comment

*