Harga Tembakau Capai Rp 90.000

Memasuki pekan pertama bulan September penjualan tembakau di pabrikan di Kabupaten Temanggung sudah dimulai. Meski belum ramai namun geliat harga sudah mulai tampak. Saat ini harga tertinggi di PT Gudang Garam sudah mencapai Rp 90.000 per kilogram untuk grade D, lalu untuk PT Djarum membeli dengan harga Rp 75.000.

Pekerja mengusung tembakau rajangan di gudang milik PT Gudang Garam di Jalan Raya Bulu-Parakan, Kamis (3/9). (suaramerdeka.com/Raditia Yoni Ariya)

Pekerja mengusung tembakau rajangan di gudang milik PT Gudang Garam di Jalan Raya Bulu-Parakan, Kamis (3/9). (suaramerdeka.com/Raditia Yoni Ariya)

Perwakilan PT Gudang Garam di Temanggung Tjin Tjong Giong, mengatakan, pihaknya berencana akan membeli sebanyak 8.500 ton tembakau hasil panen petani. Saat ini sudah terserap sekitar 25 persen. Kualitas tembakau yang masuk rata-rata memiliki kualitas bagus, namun pihaknya masih menemukan adanya campuran gula dan tembakau luar. “Sekarang harga tertinggi Rp 90.000 untuk grade D, ini sudah naik dibanding grade A dengan harga Rp 45.000 per kilogram. Kalau tahun lalu grade D itu harganya hanya Rp 70.000 jadi bagus sekarang harganya,” ujarnya Kamis (3/9).

Tjong Giong meminta agar mutu dijaga, jangan ada campuran sebab bisa mempengaruhi kualitas. Perusahaannya saat ini memperketat pemeriksaan jika ada tembakau masuk, akan tetapi asal kualitas bagus pasti masuk.

Perwakilan gudang PT Djarum, Agung Purnomo (70) atau yang akrab disapa Ki Hong, menuturkan, di gudangnya harga tertinggi saat ini Rp 75.000 untuk grade D, harga tersebut lebih baik dibanding tahun lalu dengan grade sama harga hanya Rp 60.000. Perusahaannya memang menerapkan seleksi ketat guna mendapatkan tembakau kualitas terbaik. Oleh karena itu dia mengimbau agar para petani menjaga kemurnian tembakau Temanggung dan jangan dicampur dengan tembakau luar.

Bupati Temanggung Bambang Sukarno pun mengakui jika dari hasil sidaknya ke sejumlah gudang para grader masih mengeluhkan adanya tembakau campuran. Namun demikian, secara kualitas tembakau tahun ini lebih baik dibanding tahun 2014, oleh karena itu dia meminta kepada pihak pabrikan agar membeli semua tembakau petani dengan harga tinggi. (Raditia Yoni Ariya/CN38/SM Network)

Sumber: SuaraMerdeka

Related Posts

Leave A Comment

*