Asosiasi Petani Tembakau Indonesia Aksi Damai di Depan Kedubes Australia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Melanjutkan momentum dan mandat yang diterima pada Hari Petani Tembakau Sedunia yang telah diperingati pada 29 Oktober 2014 di Pamekasan – Madura, Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) menyampaikan aspirasinya melalui aksi damai di depan Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

Kali ini perwakilan para petani tembakau Indonesia menyerukan dukungannya terhadap posisi pemerintah  yang telah mengajukan protes resmi kepada Pemerintah Australia.

Terkait, kebijakan kemasan polos rokok (Plain Packaging) yang telah diterapkan di Australia semenjak Desember 2012.

Aksi damai ini dilakukan bertepatan dengan proses litigasi kebijakan kemasan polos rokok di Australia yang sedang ditangani oleh Badan Penyelesaian Sengketa di bawah Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Seperti diketahui, pada pertengahan bulan Oktober yang lalu Pemerintah Indonesia telah menyampaikan dokumen tertulis pertama yang memuat argumentasi hukum bahwa kebijakan Australia itu merupakan pelanggaran terhadap ketentuan WTO.

Langkah tersebut adalah bagian dari proses litigasi yang harus dilalui setelah upaya konsultasi secara bilateral di tahun 2013 tidak membuahkan hasil.

“APTI percaya pemerintah Indonesia akan kembali memenangkan kasus sengketa dagang di WTO terkait kebijakan kemasan polos rokok yang diterapkan oleh pemerintah Australia. Bila kami diamkan,  kebijakan ini dapat dipaksakan untuk diterapkan di Indonesia,” kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APTI Suryana dalam pernyataannya yang diterima Tribunnews.com, Kamis (6/11/2014).

Dalam pesan yang dibawakan oleh pimpinan APTI, seluruh petani tembakau Indonesia menyambut gembira akan upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam melindungi sektor tembakau nasional.

Sekaligus memperjuangkan akses pasar produk tembakau Indonesia di pasar Internasional.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah meraih kemenangan terkait kasus pelarangan rokok cengkeh di Amerika Serikat.

“Peraturan yang sangat berlebihan seperti kemasan polos rokok di Australia akan mengurangi permintaan bahan baku daun tembakau dari pabrikan di Indonesia. Yang saat ini, memproduksi rokok untuk kebutuhan pasar dalam negeri dan juga pasar ekspor. Akhirnya akan mengancam jutaan petani tembakau di Indonesia,” kata Sekjen Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APTI, Budidoyo.

Kemasan polos rokok adalah salah satu bentuk dari pedoman atau guidelines yang diciptakan dalam Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau, atau Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) yang diusung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

APTI melihat perkembangan FCTC kian mengancam keberadaan petani tembakau secara sistematis melalui berbagai pedomannya yang eksesif dan tidak rasional.

Larangan penggunaan cengkeh untuk rokok dan penerapan kemasan polos rokok, yang pada saat ini mulai diusulkan di beberapa negara selain Australia, adalah dua contoh utama dari beberapa pedoman FCTC yang dinilai sangat eksesif oleh APTI.

Sebagai puncak kegiatan aksi damai, perwakilan APTI menyerahkan daun tembakau dan botol anggur yang diberikan label kemasan polos seperti halnya kemasan polos rokok kepada perwakilan Kedutaan Besar Australia.

Penyerahan simbolis tersebut merupakan bentuk kekecewaan petani tembakau Indonesia akan sikap Pemerintah Australia yang tidak mau berkompromi dengan kepentingan Pemerintah Indonesia.

“Kami ingin ingatkan pemerintah Australia, sektor tembakau di Indonesia memiliki aspek positif dari segi ketenagakerjaan dan juga perekonomian. Indonesia sangat berbeda dengan Australia yang mendorong FCTC karena tidak memiliki kepentingan nasional,” paparnya.

“Kami ingin Pemerintah Australia juga dapat membayangkan dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh kebijakan kemasan polos jika diterapkan pada produk unggulannya seperti produk minuman anggur,” imbuh Budidoyo.

APTI tetap konsisten dalam menyuarakan aspirasi petani tembakau Indonesia untuk menolak FCTC dan berbagai bentuk pedomannya demi memperjuangkan kelestarian industri tembakau nasional.

http://www.tribunnews.com/nasional/2014/11/06/asosiasi-petani-tembakau-indonesia-aksi-damai-di-depan-kedubes-australia

Related Posts

Leave A Comment

*